Ketum Dekopin Bambang Hariyadi minta Pengurus Dekopin Sumbar masifkan gerakan koperasi

Frislidia
Frislidia Pemred
04 Juli 2026 • 23 Pembaca

Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Bambang Haryadi,  meminta jajaran pengurus Dekopin Sumbar agar memasifkan  gerakan perkoperasian di provinsi ini yang dikenal sebagai daerah lahirnya Bapak Koperasi Indonesia yakni  Mohammad Hatta. 

Mohammad Hatta putra asal Bukittinggi, Sumatera Barat,  dianugerahi gelar sebagai Bapak Koperasi Indonesia pada Kongres Koperasi II di Bandung pada  17 Juli 1953 atas dedikasi dan pemikirannya dalam membangun ekonomi rakyat berdasarkan asas kekeluargaan.

"Maka ironis kini, jika koperasi di Sumbar belum maksimal, harapan saya pada Ketua Dekopin Sumbar dipimpin Gun Sugianto SH MH,  semoga bisa lebih memasifkan  gerakan perkoperasian di daerah ini," kata Bambang Haryadi saat melantik pengurus Dekopin Sumbar dengan Ketua terpilih Gun Sugianto periode 2025-2030, di  Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat, Padang, Sabtu. 

Menurut dia, tantangan terbesar bagi upaya memasifkan gerakan koperasi di daerah adalah bagaimana meyakinkan publik bahwa gerakan koperasi bukan sesuatu yang kuno dan harus ditinggalkan.

Padahal, katanya, banyak negara maju terutama negara-negara di Eropa justru semua mengadposi gerakan koperasi bahkan sekarang di momen piala dunia, ada  klub bola top dunia seperti Barcelona dan Real Madrid, serta Buyer Muncen itu menggunakan konsep koperasi .

"FC Barcelona dan Real Madrid, institusi (klub) olahraga sepak bola di  Spanyol ini yang beroperasi layaknya koperasi multi-pihak. Barcelona dimiliki oleh sekitar 150.000 hingga 180.000 anggota (socios) yang memiliki hak suara. Jika klub membutuhkan dana untuk membeli pemain megabintang atau menutup kerugian, anggota akan melakukan urunan dana," katanya.

Demikian pula klub bola Bayern Munchen di Jerman, dimana klub ini memiliki struktur organisasi yang unik. Sekitar 75 persen saham klub profesional FC Bayern München AG dimiliki oleh klub induk FC Bayern München e.V. yang berbentuk nirlaba dan memiliki lebih dari 300.000 anggota. Sisanya dipegang oleh mitra korporasi.

"Di Indonesia koloborasi berdasarkan  UU, maka Dekopin adalah wadah tunggal, yang mewadahi seluruh gerakan koperasi di Indonesia juga Koperasi Merah Putih," katanya.