Pemerintah, kalangan usaha, lembaga pendidikan, dan mahasiswa bekerja bersama tekan pengangguran

Frislidia
Frislidia Pemred
11 September 2026 • 15 Pembaca

Al Busyra Basnur (lahir 20 Juli 1960 ) adalah seorang diplomat Indonesia yang sejak Maret 2019 menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Etiopia merangkap Republik Jibuti dan Uni Afrika di Addis Ababa.


Menurut Al Busyra Basnur, angka pengangguran terdidik di Indonesia cukup tinggi, ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah. Berdasarkan survei angkatan kerja nasional pada Mei 2026  mencatat lebih dari 1 juta orang lulusan sarjana  S1, hingga S3, bertatus pengangguran. 

Angka ini setara  dengan 14, 31 persen dari total 7 ,22 juta  penganggur di tanah air.  Masalah pengangguran terdidik di Indonesia dan negara ekonomi maju sama. Economic Forum mencatat bahwa hampir 65 juta kaum muda di seluruh dunia menganggur. Negara-negara global scala khusus Afrika Sub Sahara, sangat berdampak dan hanya tersedia 3 lapangan kerja baru untuk setiap 11 anak muda Afrika yang memasuki dunia kerja.

"Karena itu Pemerintah dan masyarakat harus meningkatkan kerja sama dan lebih fokus pada program-program pelatihan yang memotivasi talenta generasi muda agar mereka memiliki skil, kemampuan, dan komitmen yang lebih kuat untuk menciptakan peluang kerja untuk mereka dan orang lain," katanya. 

Pemerintah perlu mendorong dan meningkatkan kewirausahaan di kalangan generasi muda Indonesia  untuk mengembangkan kewirausahaan, tentunya diperlukan kemudahan-kemudahan  di dalam regulasi akses permodalan, pendampingan dan infrastruktur teknologi. 

Selain itu dorong mahasiswa harus mempertimbangkan dengan baik pentingnya kuliah sambil bekerja, bahkan ada gerakan mahasiswa bekerja, yang penting mereka belajar sambil kuliah sambil juga menghasilkan uang dan membuka buka lapangan kera untuk orang lain.