Pusdiknas perlu gelar kembali pelatihan SPPG di Provinsi Sumbar dan Kepri
Kepala Kantor Pelayanan Pangan dan Gizi
Wilayah Riau, Kepri dan Sumbar Dr. Syartiwidya, S.TP., M.Si
mengapresiasi Pusdiknas menggelar pelatihan pengelolaan limbah yang
menjadi kewajiban bagi SPPG untuk mengolah limbah sendiri. Peserta yang
ikut baru 142 orang, dari total 700 lebih tenaga SPPG di Riau.
Bagi
yang sudah dilatih, katanya berharap bisa meneruskan informasi
pelatihan kepada tenaga SPPG lain bahwa perlu pengolahan limbah dapur
dengan baik dengan menerapkan tiga format laporan yakni pertama berapa
kg jumlah karbohidrat dari sisa hasil limbah, berapa kg setiap hari
jumlah sisa limbah protein buah dan sayur, juga berapa kg setiap hari
hasil limbah dari omprengan berupa karbon dan protein serta buah.
"Petugas
SPPG harus melakukan evaluasi ke sekolah menu mana yang tidak disukai
apakah karena tekstur, rasa dan ini tentu mendorong petugas untuk lebih
membuat kreasi makanan agar habis, dan tercapai sasaran pemenuhan
makanan gratis bergizi bagi anak-anak," katanya.
Syartiwidya menyarankan bisa digelar kembali pelatihan yang sama berikutnya untuk Provinsi Sumbar, atau Kepulauan Riau.