Nilai ekspor Riau Januari-Mei 2026 capai 8,60 miliar dolar AS
Pekanbaru- Badan Pusat Statistik (BPS) Riau mencatat nilari ekspor Riau periode Januari–Mei 2026 mencapai 8,60 miliar dolar AS atau naik 5,58 persen dibanding periode yang sama tahun 2025.
"Dari sepuluh komoditas dengan nilai ekspor nonmigas terbesar Januari–Mei 2026, yang mengalami peningkatan terbesar adalah komoditas lemak & minyak hewan/nabati sebesar 559,66 juta (13,54 persen)," kata Kepala BPS Provinsi Riau, Dr. Asep Riyadi, S.Si, M.M di Pekanbaru, Jumat.
Menurut dia, komoditi yang mengalami penurunan terbesar adalah bubur kayu (pulp) tercatat sebesar 109,38 juta dolar AS atau 13,67
persen. Sejalan dengan total ekspor, nilai ekspor nonmigas yang mencapai 8,26 miliar dolar AS juga naik 9,37 persen.
Ia menyebutkan, nilai ekspor Riau Mei 2026 mencapai 1,56 miliar dolar AS atau turun 4,48 persen dibanding ekspor Mei 2025. Ekspor migas Mei 2026 mencapai 58,32 juta, turun 39,28 persen dibanding Mei 2025 dan ekspor nonmigas Mei 2026 mencapai
1,50 miliar dolar, turun 2,31 persen dibanding Mei 2025.
Ekspor nonmigas Januari–Mei 2026 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu 1.546,03 juta dolar AS, disusul India 694,01 juta dolar AS, dan Malaysia 626,08 juta, dengan kontribusi ketiganya mencapai 34,71 persen. Sementara ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27
negara) masing-masing sebesar 1,46 miliar dan 957,24 juta dolar AS.
"Ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari–Mei 2026 meningkat 9,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025, sedangkan ekspor hasil pertanian turun 11,08 persen," demikian Asep Riyadi.
Ekspor Riau Mei 2026 mencapai US$1,56 miliar dan impor Riau Mei 2026 mencapai US$550,41 juta.