412 JH selesaikan rangkaian ibadah umrah wajib dengan lancar
Riau- Sebanyak 412 Jemaah Haji (JH) asal Riau hingga menjelang waktu zuhur, berhasil menyelesaikan rangkaian umrah wajib dengan lancar di Masjidil Haram dengan lancar.
"Petugas memberikan perhatian khusus kepada JH lansia dan beresiko tinggi, disabilitas agar tetap dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan aman," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau Defizon, seperti dilaporkan Ketua Kloter BTH 09, H. Agus Saputera, dari Mekkah, Senin.
Menurut dia, 4ari 412 JH itu sebanyak 24 JH melaksanakan umrah menggunakan fasilitas kereta golf di area tawaf dan sa’i. Pendampingan ibadah dipandu langsung oleh pembimbing ibadah kloter, Ust. H. Suryandi, guna memastikan seluruh rukun dan wajib umrah terlaksana sesuai syariat meskipun dalam keterbatasan fisik.
"Melalui Layanan Khusus Disabilitas PPIH Arab Saudi Sektor 2 Syisyah, sebanyak 32 JH lansia dan berisiko tinggi diberangkatkan pada pukul 22.00 WAS untuk melaksanakan umrah menggunakan bantuan kursi roda. Seluruh proses pendorongan kursi roda dilakukan oleh tenaga resmi yang tersertifikasi oleh otoritas Arab Saudi demi menjamin keamanan dan kenyamanan JH," katanya.
H. Agus Saputera menyampaikan bahwa pelayanan kepada jemaah lansia dan disabilitas menjadi prioritas petugas kloter sebagai bentuk komitmen menghadirkan layanan haji yang inklusif dan ramah jemaah.
"Alhamdulillah, biiznillah, seluruh jemaah lansia yang menggunakan kursi roda telah berhasil melaksanakan umrah wajib dengan selamat. Ini adalah komitmen kami untuk memastikan jemaah disabilitas mendapatkan hak ibadah yang sama dengan pelayanan terbaik", katanya.
Sementara itu, dua JH dilaporkan masih menjalani perawatan di German Hospital Madinah sehingga belum dapat bergabung bersama rombongan di Makkah. Petugas terus melakukan koordinasi dan pendampingan terhadap jemaah yang sakit.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau Defizon menekankan kondisi cuaca di Arab Saudi cukup ekstrem dengan suhu mencapai 40 hingga 47 derajat Celsius, karena itu JH rutin mengonsumsi air putih, menggunakan alat pelindung diri seperti payung dan masker, serta membatasi aktivitas di luar hotel apabila tidak ada kepentingan ibadah. (FN)
