Rektor Unand: Peran Guru Besar krusial Bawa Universitas ke Panggung Dunia
Padang-Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, Ph.D mengatakan keberadaan guru besar krusial membawa Universitas Andalas di panggung dunia sesuai komitmen perguruan tinggi negeri ini untuk terus tumbuh dan berkembang sehingga harus memiliki visi yang jauh ke depan.
"Dengan memiliki visi jauh ke depan, maka keberadaan guru besar selain sebagai pendidik, sekaligus inovator dan agen perubahan karena itu riset yang dihasilkan Universitas Andalas harus memiliki dampak nyata, bagi pengetahuan, manfaat sosial serta ekonomi, baik melalui Return on Investment (ROI) maupun Social Return on Investment (SROI)," kata Efa Yonnedi, di Padang, baru baru ini.
Rektor Unand mengemukakan itu pada acara pengukuh tujuh Guru Besar yakni Prof. Dr. Ir. Husmaini, M.P, Prof. Dr. Kurnia Warman, S.H., M.Hum, Prof. Dr. Ir. Elly Roza, M.S. , Prof. Dr. Ir. Firda Arlina, M.Si., IPU, Prof. Dr. Ir. Montesqrit, S.Pt., M.Si., IPM., ASEAN Eng, Prof. Dr. Sri Melia, S.T.P., M.P dan Prof. Dr. Ferdi., S.H., MH.
Menurut Rektor Efa Yonnedi, Unand harus fokus terhadap hilirisasi riset yang dapat menggerakkan industri, memperkaya kebijakan publik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, katanya, Universitas Andalas harus terdepan dalam menghasilkan karya ilmiah yang bereputasi dan relevan bagi dunia.
"Target Unand hingga 2029, rasio publikasi kita di jurnal bereputasi mencapai 1:1,7, dan jika memungkinkan 1:2 per tahun yang dimoninasi oleh jurnal Q1 dan Q2," katanya.
Ia menyebutkan tahun 2023, rasio publikasi Unand masih 1:0,73. Paten yang dikomersialisasi ditargetkan mencapai minimal tiga paten per tahun. Selain itu Unand harus mulai mendorong agar buku-buku yang diterbitkan menjadi bagian dari literatur global yang diperjualbelikan oleh penerbit terkemuka.
Dengan cara ini, katanya lagi, karya-karya dosen Unand dapat menjangkau lebih banyak orang dan memberikan manfaat yang lebih luas. Pada kesempatan ia mengingatkan para Guru Besar Universitas Andalas harus proaktif mendapatkan pendanaan penelitian dari pemerintah, sektor swasta dan lembaga internasional. (fn).
