APBD Perubahan Riau 2026 sebesar Rp8.378 Triliun siap digunakan
Pekanbaru- Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Riau sebesar Rp8.378 triliun dan nomor regsitrasi sudah terbit dan siap digunakan sementara realisasi APBD P 2026 sudah mencapai 69 persen.
"Hingga akhir tahun 2026 realisasi anggaran bisa mencapai 90 persen," kata PLT Gubernur Provinsi Riau SF Hariyanto di Pekanbaru, Rabu.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Riau bersama DPRD Provinsi Riau menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Perubahan Provinsi Riau Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Riau, Senin (28/9). Total APBD P tahun 2026 sebesar Rp8.378 Triliun (T) atau naik dari APBD murni 2026 sebesar Rp8.321 Triliun.
Untuk itu, katanya pihaknya juga sudah melakukan rapat evaluasi penggunaan APBD 2026 bersama seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Riau. Rapat ini juga bagian dari upaya optimalisasi realisasi APBD.
"Karena itu kami bersama Sekda, rekan-rekan OPD melakukan evaluasi untuk kegiatan 2026 dan kami membahas juga untuk APBD P. Penting kesiapan dokumen administrasi pendukung sebelum anggaran tersebut direalisasikan," katanya.
Ia menyebutkan prioritas APBDP, tetap salah satunya menyesaikan tunda bayar. Penyelesaian utang tunda bayar juga akan disesuaikan dengan kemampuan anggran di APBD P Riau 2026. Selain itu, Plt Gubri menegaskan bahwa APBDP 2026 juga akan diprioritas untuk kegiatan-kegiatan yang dianggap mendesak seperti menjaga fungsional jalan dan lain-lain.
Pedoman & Standar Etik: Artikel ini disusun sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber (PPMS) dan Kode Etik Jurnalistik.
Apabila pembaca menemukan kekeliruan data atau ingin menyampaikan hak koreksi/hak jawab, silakan hubungi redaksi melalui Susunan Redaksi atau email frisnews1@gmail.com.