Maryam asal MAN I Pekanbaru diterima tanpa syarat di perguruan tinggi internasional

Frislidia
Frislidia Pemred
21 Mei 2026 • 29 Pembaca
Maryam asal MAN I Pekanbaru diterima tanpa syarat di perguruan tinggi internasional
📸 Pelajar asal Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pekanbaru, Maryam, diterima tanpa syarat berbagai perguruan tinggi luar negeri karena mengantongi 22 Letter of Acceptance (LoA) dari negara penerima asal perguruan tinggi internasional tersebut. (FN/Dok.Humas Kemenag Riau).
olret.com

Riau- Seorang pelajar asal Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pekanbaru, Maryam, diterima  tanpa syarat berbagai perguruan tinggi luar negeri serta meraih empat beasiswa internasional bergengsi dan mengantongi 22 Letter of Acceptance (LoA) dari negara penerima asal perguruan tinggi internasional tersebut.

Beasiswa yang berhasil diraih Maryam meliputi Academic Merit Scholarship, STEM Scholarship, International Student Support Scholarship, dan CDU Global Merit Scholarship. 

"Prestasi ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan madrasah  mampu melahirkan generasi berdaya saing global dan unggul di tingkat internasional," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau Defizon di Pekanbaru, Kamis. 

Maryam yang merupakan siswa kelas Program Cambridge MAN 1 Pekanbaru dan prestasi ini menjadi salah satu capaian internasional yang membanggakan bagi dunia madrasah, apalagi seleksi perguruan tinggi luar negeri membutuhkan kemampuan akademik yang kuat, penguasaan bahasa Inggris, serta kesiapan portofolio yang kompetitif.

Universitas ternama dunia yang memberikan LoA kepada Maryam, di antaranya Monash University Australia pada program Applied Data Science Advanced, Briar Cliff University pada bidang Environmental Science, University of Adelaide dan Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT) pada program Bachelor of Science.

Selain itu, Maryam juga diterima di Macquarie University pada bidang Biotechnology, Curtin University pada Biomedical Sciences, serta University of Wollongong pada program Nutrition Science. Prestasi akademiknya juga mengantarkannya diterima di Deakin University dan Swinburne University of Technology pada bidang Biomedical Science.

Maryam juga memperoleh kesempatan studi di Massey University pada program Food Technology serta University of Canterbury pada bidang Environmental Science. Ia juga diterima di The University of Waikato pada program Environmental Sciences & Biomedical Sciences, serta Auckland University of Technology pada bidang Food Science & Biomedical Science.

Capaian lainnya diterima di University of Southern Queensland pada program Food & Beverage Science, Western Sydney University pada bidang Applied Data Science, serta Charles Darwin University pada program Bachelor of Science.

Maryam diterima di Bond University dan Coventry University pada bidang Biomedical Science. Bahkan, ia menembus program-program sains dan teknologi modern di Leeds Beckett University pada jurusan Data Science and Artificial Intelligence, University of St. Thomas pada bidang Neuroscience, DePaul University pada program Biochemistry, serta Caldwell University pada program Biology – Forensic Track.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, mengapresiasi prestasi yang diraih siswa madrasah di Provinsi Riau tersebut dan berharap prestasi Maryam memotivasi  madrasah lain di Provinsi Riau untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan melahirkan siswa berprestasi inertnasional

“Prestasi ini membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing di tingkat internasional. Ini menjadi kebanggaan bagi seluruh satuan kerja madrasah di Provinsi Riau,” demikian Muliardi. (fn/rls)

editor: frisnews.com