Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan di Riau capai 1 juta
Pekanbaru-Pemerintah Provinsi Riau sudah mendaftarkan pekerja sebanyak 1 juta orang menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan tahun 2026 dan menempatkan Riau berada pada peringkat 10 nasional.
"Dengan jumlah peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 1 juta orang itu, mencatat bahwa cakupan kepesertaan saat ini masih di bawah 40 persen," kata Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto kepada wartawan di Pekanbaru, Minggu.
Menurut dia, cakupan sebesar itu menunjukkan bahwa lebih dari separuh pekerja di Provinsi Riau masih bekerja tanpa perlindungan jaminan sosial, terutama pada sektor informal, pekerja rentan, dan pekerja dengan penghasilan tidak tetap.
Untuk itu, katanya, Pemrov Riau menargetkan 85 persen pekerja di Provinsi Riau harus terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan pada tahun 2029.
"Target ini sekaligus mendukung target jangka panjang negara yang menetapkan 95 persen cakupan perlindungan tenaga kerja pada tahun 2045 sesuai RPJPN 2025-2045," katanya.
Sebab perlindungan tenaga kerja adalah komitmen bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja. Dunia usaha diharapkan memandang pekerja sebagai bagian dari keberlanjutan, serikat pekerja sebagai mitra strategis dalam menjaga hubungan industrial, dan pemerintah akan terus hadir memastikan perlindungan yang lebih luas dan adil bagi seluruh pekerja. (fn)
Pedoman & Standar Etik: Artikel ini disusun sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber (PPMS) dan Kode Etik Jurnalistik.
Apabila pembaca menemukan kekeliruan data atau ingin menyampaikan hak koreksi/hak jawab, silakan hubungi redaksi melalui Susunan Redaksi atau email frisnews1@gmail.com.