BBPOM di Pekanbaru perkuat literasi warga pedesaan jadi pengawas mandiri
Rohil- Balai Besar Pengawan Obat dan Makana (BBPOM) di Pekanbaru kembali menggiatkan edukasi untuk memperkuat literasi warga di pedesaan agar bisa menjadi pengawas mandiri, terutama cerdas dalam memilih kosmetik dengan cara mengecek kemasan, label, izin edar dan kedaluwarsa produk.
BBPOM di Pekanbaru membuat singkatan untuk mengecek kemasan, label, izin edar dan kedaluwarsa produk dengan (Cek KLIK). Sebab saat ini gempuran iklan skincare ilegal di media sosial makin gencar, tentu akan merugikan perempuan dominan pengguna produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan seperti merkuri itu.
"Kaum perempuan jangan mau dibohongi iklan putih dalam tiga hari. Seringkali itu isinya merkuri yang bisa merusak kulit. Ingat, cantik itu penting, tapi sehat itu wajib," kata Kepala BBPOM di Pekanbaru, Alex Sander, di aula PDTA Dusun I Kapur, Desa Sendayaan, Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu.
Alex Sander juga menunjukkan cara mengecek produk yang layak pakai yakni memastikan tertera nomor izin edar BPOM pada produk tersebut melalui aplikasi BPOM Mobile.
Anggota Komisi IX DPR RI, H. Sahidin menyatakan dirinya komit menggandeng BBPOM guna memastikan warga di pelosok Desa Sendayan mendapatkan hak kesehatan yang sama dengan warga kota.
"Saya tidak ingin ada warga Dusun I Kapur yang sakit karena kosmetik abal-abal, atau anak-anak kita gagal tumbuh karena obat dan makanan yang tidak aman. Hari ini kita bawa ilmunya, besok kita terapkan di rumah masing-masing. Mari kita bangun Sendayan yang sehat dan cerdas," kata Sahidin. (FN).
