BBPOM di Pekanbaru perkuat literasi warga pedesaan jadi pengawas mandiri

Fl
Fl Admin
09 Mei 2026 • 25 Pembaca
BBPOM di Pekanbaru perkuat literasi  warga pedesaan jadi pengawas mandiri
📸 Kepala BBPOM di Pekanbaru, Alex Sander,saat menggiatkan edukasi untuk memperkuat literasi warga perdesaan terhadap kosmetik berbahaya bagi kesehatan, di aula PDTA Dusun I Kapur, Desa Sendayaan, Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu (9/5).(Foto:FN/Humas BBPOM di Pekanbaru).
olret.com

Rohil- Balai Besar Pengawan Obat dan Makana  (BBPOM) di Pekanbaru kembali menggiatkan edukasi untuk memperkuat literasi warga di pedesaan agar bisa menjadi pengawas mandiri, terutama cerdas  dalam memilih kosmetik dengan cara mengecek kemasan, label, izin edar dan kedaluwarsa produk.

BBPOM di Pekanbaru membuat singkatan  untuk mengecek kemasan, label, izin edar dan kedaluwarsa produk dengan (Cek KLIK). Sebab  saat ini gempuran  iklan skincare ilegal di media sosial makin gencar, tentu akan merugikan perempuan dominan pengguna produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan  seperti merkuri itu.

"Kaum perempuan  jangan mau dibohongi iklan putih dalam tiga hari. Seringkali itu isinya merkuri yang bisa merusak kulit. Ingat, cantik itu penting, tapi sehat itu wajib," kata Kepala BBPOM di Pekanbaru, Alex Sander, di aula PDTA Dusun I Kapur, Desa Sendayaan, Kabupaten Rokan Hilir,  Sabtu.

Alex Sander juga  menunjukkan cara mengecek produk yang layak pakai yakni memastikan tertera nomor izin edar BPOM pada produk tersebut melalui  aplikasi BPOM Mobile.

Anggota Komisi IX DPR RI, H. Sahidin menyatakan dirinya komit menggandeng BBPOM guna memastikan warga di pelosok Desa Sendayan mendapatkan hak kesehatan yang sama dengan warga kota.

"Saya tidak ingin ada warga Dusun I Kapur yang sakit karena kosmetik abal-abal, atau anak-anak kita gagal tumbuh karena obat dan makanan yang tidak aman. Hari ini kita bawa ilmunya, besok kita terapkan di rumah masing-masing. Mari kita bangun Sendayan yang sehat dan cerdas," kata Sahidin.  (FN).