Lulusan SMA/SMK Riau bisa kuliah gratis, dengan program beasiswa SDM sawit 2026 Ini syaratnya.

Fl
Fl Admin
08 Mei 2026 • 18 Pembaca
Lulusan SMA/SMK Riau bisa kuliah gratis, dengan program beasiswa SDM sawit 2026  Ini syaratnya.
📸 Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi beasiswasdmsawit.id atau bisa dipantau melalui situs resmi Kementerian Pertanian Republik Indonesia.(Foto:FN/HumasPemprov Riau).
olret.com

Lulusan SMA/SMK di Riau bisa melanjutkan pendidikan tinggi dengan pembiayaan penuh melalui program  Beasiswa SDM Sawit tahun 2026, dalam upaya mencetak tenaga profesional dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor strategis perkebunan sawit nasional.

Syaratnya  adalah pas foto berlatar biru ukuran 4x6, KTP atau surat domisili, kartu keluarga, akta kelahiran, surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan pemerintah, surat keterangan bebas buta warna, ijazah atau surat keterangan lulus, serta berbagai surat pernyataan sesuai ketentuan.

"Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi beasiswasdmsawit.id Informasi tambahan juga dapat dipantau melalui situs resmi Kementerian Pertanian Republik Indonesia," kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, H. Erisman Yahya, dalam keterangannya, di Pekanbaru, Jumat.

Menurut Erisman, pihaknya meminta seluruh kepala SMA/SMK negeri dan swasta di daerah ini agar mempercepat persiapan pelaksanaan program sesuai imbauan surat bernomor 4/DISDIK/2026 yang bersifat segera. Surat ini tindak lanjut dari surat Dinas Perkebunan Provinsi Riau nomor B/107/500.14.3/DISBUN/2026 tentang percepatan persiapan pelaksanaan kegiatan Beasiswa SDM Sawit 2026.

"Karena sekolah harus aktif mensosialisasikan dan mendampingi gar semakin banyak siswa Riau yang bisa memanfaatkan kesempatan ini. Peran sekolah penting, membantu siswa dalam melengkapi dokumen administrasi agar tidak terkendala saat proses seleksi," kata Erisman.

Penerima Beasiswa
Berdasarkan Keputusan Direktorat Jenderal Perkebunan Nomor 43 Tahun 2026, sasaran penerima Beasiswa SDM Sawit 2026 meliputi pekebun, keluarga pekebun, karyawan atau pekerja dan keluarganya pada usaha perkebunan kelapa sawit, pengurus kelembagaan pekebun, pengurus asosiasi pekebun kelapa sawit, aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di bidang perkelapasawitan, serta penyuluh yang bertugas di wilayah perkebunan kelapa sawit.

Peserta juga diwajibkan melampirkan surat pernyataan tidak sedang menempuh perkuliahan serta surat kesediaan untuk berkontribusi di bidang perkelapasawitan setelah menyelesaikan pendidikan.

Selain persyaratan umum, terdapat dokumen tambahan sesuai jalur pendaftaran masing-masing. Bagi pekebun dan keluarga pekebun, misalnya, diwajibkan melampirkan legalitas lahan berupa sertifikat hak milik atau surat penguasaan tanah serta surat pernyataan memiliki kebun kelapa sawit.

Sementara bagi karyawan atau pekerja perkebunan, wajib menyertakan surat keterangan bekerja dari perusahaan atau pemberi kerja. ASN dan penyuluh juga harus melengkapi dokumen penugasan serta surat keputusan yang berkaitan dengan tugas di bidang perkebunan kelapa sawit. (FN)