Sebanyak 900 sekolah di Riau diusulkan direvitalisasi
Pekanbaru- Pemerintah Provinsi Riau kini mengusulkan sebanyak 900 unit sekolah dari jenjang, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SD, SMP, SMA, SMK hingga SLB kepada pemerintah pusat untuk direvitalisasi, agar sarana pengembangan potensi potensial tersebut dapat lebih berdaya.
"Untuk itu, Pemprov Riau terus memperkuat sinergi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI dalam upaya percepatan pembangunan sektor pendidikan," kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Dr Syahrial Abdi, dalam keterangannya seperti disampaikan Heru Humas Pemrov Riau diterima www.frisnews.com, Kamis.
Menurut Syahrial Abdi, secara nasional tahun 2025 tercatat sebanyak 16.000 sekolah yang direvitalisasi oleh Kemendikdasmen, tahun 2026 pemerintah pusat memasang target jauh lebih besar yakni sekitar 71.000 sekolah di seluruh Indonesia.
Ia menyebutkan, dengan target nasional tersebut, Provinsi Riau diharapkan memperoleh porsi revitalisasi lebih besar dibanding tahun sebelumnya (tahun 2025) yang hanya 439 unit sekolah, yang dijadwalkan segera diresmikan pemerintah.
"Karena itu kita berharap usulan revitalisasi 2026 untuk sekolah sebanyak 900 unit di Riau bisa direvitalisasi, antara lain jenjang SMA sebanyak 76 unit, 33 SMK juga PAUD, SD, SMP, dan SLB. Bagian lain dari usulan tersebut yakni pembangunan enam Unit Sekolah Baru (USB) SMA," katanya.
Berdasarkan data Pemprov Riau, tercatat tahun 2025 lalu sebanyak 439 sekolah di Riau yang direvitalisasi, mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP, SMA, SMK hingga SLB. Khusus SMA ada 45 sekolah yang direvitalisasi dan 45 SMK.
Selain itu pembangunan satu Unit Sekolah Baru (USB) SMA di Kemuning, Indragiri Hilir dan satu USB SLB di Pagaran Tapah Darussalam, Rokan Hulu.Sebanyak 439 unit sekolah itu dijadwalkan segera diresmikan pemerintah pusat.(fn).
