BRMP Bengkulu Kawal Gerakan Tanam Optimalisasi 50.000 Ha lahan
Bengkulu- Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melaksanakan Gerakan Tanam Serempak (Gertam) seluas 50.000 hektare (ha) guna mendukung program ketahanan pangan dan pencapaian swasembada pangan nasional berkelanjutan.
Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 30 April 2026, dengan lokasi utama nasional dipusatkan di Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.
"Sasaran utama gerakan mencakup lokasi Optimalisasi Lahan (Oplah) tahun 2024 dan 2025, lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) tahun 2025 di seluruh Indonesia termasuk Provinsi Bengkulu, serta wilayah rehabilitasi pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara," kata Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Bengkulu, Shannora Yuliasari, seperti dikutip frisnews.com, Kamis.
Menurut dia, gerakan ini dilaksanakan secara masif di berbagai titik di 9 Kabupaten di Provinsi Bengkulu dengan total potensi tanam mencapai 300 ha yang tersebar di sembilan kabupaten dan BRMP Bengkulu turut mengawal langsung jalannya penanaman.
Ia menyebutkan Lokasi utama kegiatan tingkat provinsi dipusatkan di Desa Terulung, Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, pada lahan Kelompok Tani Terulung Makmur seluas 21 hektar, disaksikan Bupati Bengkulu Selatan, Kepala BRMP Bengkulu, BBPKH beserta Liaison Officer (LO), jajaran Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten, Katimker Kabupaten, Babinsa, serta seluruh penyuluh dan Brigade Pangan.
"Optimalisasi lahan di Provinsi Bengkulu seluas 12.163 ha tersebar di 9 Kabupaten dan rata-rata saat ini sudah memasuki Musim Tanam Kedua. Luas Tambah Tanam Oplah Provinsi Bengkulu sejak Januari hingga April 2026 mencapai 5.706 ha," katanya.
Untuk memastikan efektivitas pelaksanaan, katanya, jajaran pimpinan dan tim teknis BRMP Bengkulu disebar ke berbagai titik strategis, di Kabupaten Bengkulu Tengah, pengawalan dilakukan di Desa Sri Kuncoro Kabupaten Lebong di Desa Pelabai. Sementara itu, di Kabupaten Bengkulu Utara di Desa Taba Baru
Capaian tanam serempak di wilayah lain juga menunjukkan hasil positif, antara lain Kabupaten Seluma di Desa Napalan, Kabupaten Kaur di Desa Talang Padang, Kabupaten Mukomuko di Desa Pasar Ipuh, Kabupaten Rejang Lebong di Desa Kampung Baru, serta Kabupaten Kepahiang di Desa Air Hitam.
"Melalui pendampingan intensif dari BRMP Bengkulu, diharapkan standarisasi budidaya dan penerapan teknologi modern dapat mempercepat pencapaian target swasembada pangan nasional," demikian Shannora Yuliasari. (fn).
