Alun-alun Desa Tanjung Sawit Riau menjelma jadi ikon ekonomi Riau

Fl
Fl Admin
08 Mei 2026 • 9 Pembaca
Alun-alun Desa Tanjung Sawit Riau menjelma jadi ikon ekonomi Riau
📸 Alun-Alun di Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, Kampar, yang kian ramai pembeli pada malam hari. Suasana yang rapi dan nyaman membuat pengunjung betah berlama-lama untuk berbelanja atau sekedar bersantai bersama keluarga. (Foto:FN/Dok.PHR).
olret.com

Pekanbaru - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mengintervensi pola penataan sebuah alun-alun di Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, Kampar menjelma kini menjadi pusat kuliner dan ekonomi kreatif yang sebelumnya justru area perbelanjaan  yang tidak nyaman bagi pngunjung.

"Sebelumnya  para pelaku UMKM di Alun-Alun Tanjung Sawit kerap menghadapi kendala klasik. Saat musim hujan tiba, jumlah pengunjung merosot tajam karena area berjualan yang tidak nyaman," sebut Pariana (50), Ketua Kelompok UMKM Alun–Alun Tanjung Sawit, kepada Humas PHR diterima frisnews.com, Jumat.

PHR menyulap lapak lapak yang sebelumnya dipenuhi deretan pedagang menggunakan gerobak kayu dan tenda seadanya kini justru tertata rapi dna  dan bertransformasi menjadi pusat kuliner dan ekonomi kreatif.

Perubahan ini dengan estetika yang cantik, telah menjadi simbol kebangkitan ekonomi warga Desa Tanjung Sawit. PHR memberikan dukungan berupa pengadaan 15 booth UMKM yang layak beserta program penguatan kapasitas bagi anggota kelompok UMKM. 

"Bantuan fisik hanya awal dari perjuangan yang sesungguhnya. Saat program berjalan, Pariana harus berhadapan dengan kebiasaan anggota yang sudah terbiasa dengan cara lama. Standar kebersihan dan higienitas sempat dianggap menyulitkan oleh sebagian pedagang," katanya.

Dulu pedagang jualan seadanya, katanya lagi, kalau hujan pembeli hampir tidak ada. Tapi sekarang, tempatnya sudah lebih rapi dan nyaman. Pedagang lebih semangat dan percaya diri. 

PHR membimbing  para pedagang gan serta pelatihan higienitas dan sanitasi makanan yang pada akhirnya Pariana berhasil meyakinkan anggotanya untuk beradaptasi. Ia mendorong para pedagang untuk berinovasi pada produk mereka agar memiliki nilai jual yang lebih kuat di pasar yang kini lebih kompetitif.

"Omzet rata-rata pelaku UMKM melonjak Rp4 juta hingga Rp5 juta per bulan.  Bahkan aktivitas ekonomi tetap stabil meski cuaca sedang tidak bersahabat," katanya.

"Transformasi Alun-Alun Tanjung Sawit menjadi bukti bahwa dukungan yang terarah, serta diiringi semangat perubahan dari warga setempat, mampu menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan,” kata Manager Community Involvment & Development (CID) PHR, Iwan Ridwan Faizal.

Sinergi antara masyarakat, Pemerintah Desa, dan PHR ini membawa dampak jauh lebih luas. Berkat tata kelola desa yang semakin baik, termasuk di sektor ekonomi UMKM, Desa Tanjung Sawit berhasil dinobatkan sebagai Desa Terbaik Provinsi Riau Tahun 2025 oleh Gubernur Riau melalui SK Gubernur Riau Nomor: Kpts 597/V/2025.(FN)