Koperasi Konsumen Syariah BKMT Kota Solok butuh Rp1,19 miliar bangun kantor baru
Solok- Ketua Koperasi Konsumen Syari’ah BKMT Kota Solok, H. Almito SPt, mengatakan, pihaknya kini membutuhkan anggaran sebesar Rp1.191.984.000 untuk membiayai rencana pembangunan kantor baru pada lahan seluas 5x20 meter persegi di Kelurahan Tanjung Paku Kota Solok.
"Untuk mememenuhi kebutuhan anggaran itu, manajemen sudah berupaya mengajukan sejumlah proposal ke lembaga keuangan konvensional, ke Wali Kota Solok dan ke DPRD Koto Solok, namun masih menunggu ," kata Ketua Koperasi Konsumen Syari’ah BKMT Kota H. Almito SPt, dihubungi frisnews.com, dari Pekanbaru, Rabu.
Menurut dia, besaran anggaran yang dibutuhkan itu untuk membiayai pembangunan kantor berlantai dua mulai dari pengerjaan beton, dinding plesteran, coran lantai, kusen pintu dan pengunci, plafon, pengecatan, penerangan listrik, atap, sanitasi dan lain lain.
Ia menyebutkan keberadaan kantor baru pada lahan seluas 5 x 20 meter persegi (potensial dibangun tiga lantai), sekaligus untuk memperlancar kerja dan meningkatkan kinerja pengurus, meningkat efisiensi dan efektivitas operasional koperasi, meningkatkan pelayanan kepada anggota koperasi, dan meningkatkan SHU.
"Ke depan tentu keberadaan kantor baru ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan koperasi ini potensial dikembangkan karena sudah tercatat menjadi salah satu koperasi syariah aktif yang berkategori berprestasi dan koperasi sehat di Kota Solok," katanya.
Saat ini, katanya, usaha ekonomi rakyat yang memiliki asas gotong royong, dari anggota, oleh anggota, untuk anggota itu memiliki 188 anggota, berasal dari Kota Solok dari dari Kabupaten Solok. Sedangkan rencana pengembangan usaha adalah dagang harian seperti beras minyak goreng, sabun cuci piring, sabun cuci kain, kerupuk kecap, minuman, racun nyamuk, sarden, teh gula kopi, susu, pewangi pakaian, tepung dan barang-kelontong lain.
Operasional kantor Koperasi Konsumen Syari’ah BKMT Kota Solok, saat ini menempati Kantor Kerapatan Adat (KAN) kantor LKAAM Kota Solok di Lubuk Sikarah yang bersifat pinjam pakai dan tidak disewa.
"Tentunya kita berharap kepada pemerintah Kota Solok, pihak bank, atau lembaga keuangan lain bisa melirik keberadaan Koperasi Konsumen Syari’ah BKMT Kota Solok ini untuk diberi bantuan anggaran. Jika koperasi maju, rakyat Kota Solok dan sekitarnya sejahtera pada akhirnya Indonesia adil makmur," demikian H. Almito SPt.
Berdasarkan data, Koperasi ini, periode Mei 2026 membukukan aktiva lancar sebesar Rp982,6 juta lebih, nilai aset sebesar Rp1.109.385.323, menerima piagam penghargaan dari Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Solok sebagai Koperasi juara tercepat RAT tahun 2026, dan tahun buku 2025. Telah enam kali berturut-turut memperoleh prestasi serupa. (FN)
,
