Pakar sarankan Koperasi Kelurahan Merah Putih bereskan urusan legal dan taati aturan 'main'

Frislidia
Frislidia Pemred
25 Juni 2026 • 109 Pembaca
Pakar sarankan Koperasi Kelurahan Merah Putih bereskan urusan legal dan taati aturan 'main'
📸 Pakar Ekonomi dan Bisnis dari Universitas Riau (Unri), Dr. Dahlan Tampubolon, S.E., M.Si. (Foto:FN/Dok.Humas Unri).

Pekanbaru-Pakar Ekonomi dan Bisnis dari Universitas Riau (Unri), Dr. Dahlan Tampubolon, S.E., M.Si  menyarankan Manajemen Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) segera membereskan urusan legal (hukum) yakni memastikan semua dokumen koperasi rapi, pengecer binaan punya Nomor Induk Berusaha (NIB), dan alur penjualan MinyaKita jelas.

"Paling tidak ikut taat pada ketetapan pemerintah pada Harga Eceran Tertinggi (HET), tidak ada cerita nimbun, tidak ada main oper ke segmen yang bukan sasaran," kata Dahlan Tampubolon, kepada frisnews.com saat menanggapi kekecewaan Koperasi Merah Putih akibat Bulog hentikan distribusi MinyaKita, di Pekanbaru, Kamis.

Menurut Dahlan, ketika petugas  Bulog menengok KKMP, bukan cuma mencermati adanya indikasi "koperasi minta jatah", yang seharusnya menjadi lembaga yang tertib, gampang diaudit, dan memang siap menjadi perpanjangan tangan program pemerintah di lapangan.

Selain itu, katanya pula, KKMP jangan cuma ribut di media, tapi 'gas' juga via jalur resmi, misalnya  KKMP bisa melayangkan surat keberatan dan permohonan klarifikasi ke Bulog Riau–Kepri, lampirkan data, berapa banyak UMKM yang selama ini terbantu, selisih harga kalau ambil dari KKMP dibanding toko grosir.

"Lampiran data lain yakni apa dampaknya ke harga jual gorengan, warung makan, dan  usaha rumahan lain. Kalau bisa, bawa hitung-hitungan biaya distribusi juga,  ambil langsung ke gudang lebih murah berapa dibanding pakai pihak ketiga," katanya. 

Dengan demikian katanya, di situ KKMP tampil bukan sebagai pihak yang "mengeluh"”, tapi datang membawa solusi, terkait  skema distribusi yang lebih murah, lebih cepat, dan lebih tepat sasaran. Sehingga KKMP akan memiliki posisi yang enak kalau tidak  jalan sendiri. 


KKMP terus tempel Dinas Koperasi dan Perdagangan, minta dukungan resmi supaya KKMP diakui sebagai simpul distribusi kebutuhan pokok di wilayah Tenayan Raya. Rangkul juga jaringan Koperasi Merah Putih lain dan belajar dari daerah yang hubungan koperasinya dengan Bulog sudah mencair duluan (mulus). 

"Untuk di internal KKMP, rapikan pencatatan dengan serius,  pakai "spreadsheet", ada laporan rutin, ada mekanisme kalau anggota atau UMKM komplain soal harga atau stok. Jika keberadaan KKMP profesional seperti ini diyakini citra KKMP di mata Bulog pasti berubah, bukan cuma penerima barang, tapi 'partner'  (mitra) strategis yang bikin hidup Bulog justru lebih gampang," demikian Dahlan Tampubolon.

Spreadsheet", adalah bentuk pencatatan, pengorganisasian atau analisis data yang dilakukan menggunakan aplikasi lembar kerja digital.
 
Pewarta:FL
Editor: frisnews.com